Bahan dan Alat :
- Jerami 200 kg termasuk berbagai jenis rumput/pupuk hijau dipotong-potong sepanjang 5-10cm
- Dedak 10 kg
- Sekam/ Arang sekam 200 kg
- Gula pasir 10 sendok makan
- Larutan EM-4 200 ml (20 sendok makan)
- Air secukuonya
- Termometer
- Cangkup atau sekop dan Karung goni
- Larutkan EM-4 dan gula pasir ke dalam air
- Jerami, sekam dan dedak dicampur secara merata
- Siramkan larutan EM-4 secara perlahan kedalam adonan secara merata sampai kandungan air adonan mencapai 30%, bila adonan dikepal dengan tangan air tidak keluar dari adonann dan bila adonan dilepas maka adonan akan megar/ mekar.
- Adonan digundukan diatas ubin yang kering dengan ketinggian 15-20 cm, kemudian ditutup dengan karung goni selama 3-4 hari
- Pertahankan suhu gundukan adonan 40-50 derajat Celcius, jika suhu lebih maka bukalan karung penutup dan adonan dibolak-balik, kemidian tutup lagi dengan karung goni. Suhu yang tinggi dapat mengakibatkan bokasi menjadi rusak karena terjadi proses pembusukan. Pengecekan suhu dilakukan setiap 5 jam sekali
- Setelah 4 hari, bokasi telah seesai difermentasi dan siap untuk digunakan sebagai pupuk organik
